04 Dec 2018
Volkswagen

Model terbaru sekaligus produk edisi ‘penutup’ dari Volkswagen Beetle menampakkan sosoknya di ajang pameran Los Angeles Auto Show (LAAS) 2018.

Ini yang disebut Volkswagen Beetle ‘Final Edition’. Yap, Volkswagen berencana ‘membunuh’ model ini tahun depan. So, ini jadi edisi perpisahan sang ‘Kodok’ yang legendaris.

Volkswagen

Nama Beetle sendiri sudah dipakai Volkswagen sejak 65 tahun yang lalu. Tanggal 13 September lalu, Volkswagen sudah menyebarkan informasi resmi mengenai berita ‘duka’ ini. Tahun 2019, terhitung sudah 70 tahun sejak kedatangan VW Beetle pertama ke Amerika.

Bentuk Beetle Final Edition terinspirasi Beetle Ultima Edicion produksi 2003 (era kembalinya nama Beetle). Ditawarkan hanya untuk pasar Amerika, dengan pilihan hardtop dan cabriolet.

Dua pilihan warna khusus yakni Safari Uni dan Stonewash Blue dibuat sebagai tribute to the Beetle Ultima Edicion. Selain dua warna tersebut, ditawarkan warna lain seperti Pure White, Deep Black Pearl, and Platinum Grey.

Volkswagen

Ubahan eksterior terlihat dari perbedaan bentuk spion yang membulat, pelek 17 inci serta sunroof untuk tipe hardtop.

Volkswagen

Pelapis interiornya dikombinasi dari bahan dan kulit. Begitu juga dengan setir berlapis kulit namun tampil sporty. Pedal alumunium, ambient light termasuk monitor layar sentuh 6,3 inci serta automatic climate control menjadi pelengkap kenyamanan dalam kabin.

Volkswagen

Tipe dengan opsi tambahan disebut The Beetle Final Edition SEL. Model ini ditambahkan headlamp Bi-Xenon, lampu DRL LED dan stoplamp LED. Peleknya berukuran 18 inci, jok kulit berjahit wajik serta ada tambahan fitur GPS di multimedianya.

Dapur pacunya dibenamkan mesin 2.000 cc turbocharger bertenaga 174 daya kuda dan torsi 249 nm. Tenaga ke roda ke roda melalui transmisi otomatis enam percepatan.