02 Dec 2018
instagram/@jzx.daeg.47

Di Jepang, banyak sekali budaya custom berkembang. Tak hanya mobil dan motor yang punya berbagai macam aliran custom, namun juga truk.

Ada salah satu aliran custom alias modifikasi truk yang unik di Jepang, disebut Dekotora atau singkatan dari Decoration Truck.

instagram/@peach_boys_okayama

Bicara ekstrem, kultur Dekotora bisa dibilang ekstrem lantaran mengubah konsep kendaraan pengangkut barang menjadi karya modifikasi.

Asal muasal perkembangan Dekotora, bisa jadi berawal dari film Torakku Yaro (Truck Guys) di tahun 70-an. Film ini menceritakan kisah supir truk Jepang yang mendandani truknya agar terlihat menarik.

instagram/@peach_boys_okayama

Kian hari kian banyak pemilik truk mendandani dengan gaya yang bermacam-macam. Entah itu pemasangan aksesori krom seluruh badan, warna serta grafis dengan gambar klasik dan mencolok, lampu LED yang ‘sangat-sangat’ banyak, hingga tambahan bodi yang terlihat membentuk seperti wajah robot Gundam.

instagram/@zero_star_dekotora

Ubahan yang tergolong ekstrem, ternyata tak hanya menempel di bagian luar saja, pengemudi truk juga mendandani bagian kabinnya dengam berbagai macam ornamen, hingga pelapis kabin dengan motif merek ternama Louis Vuitton.

Dengan modifikasi ekstrem seperti ini, memang sebagian besar pemiliknya tidak menggunakan truk ini sebagaimana layaknya tugas pengangkut barang.

instagram/@542toyfactory

Tak heran kalau untuk urusan modifikasi mencolok seperti ini, pemilik truk bisa menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah.

Nah, perkembangan aliran ini juga ternyata dibantu oleh media. Tercatat ada dua majalah yang mengulas khusus soal modifikasi truk ala Dekotora ini. Camion, yang diterbitkan oleh Geibunsha, dan Truck King (Torakku Kingu) yang dibuat oleh penerbit Eiwa.

Budaya Dekotora ini tetap digemari hingga kini, bahkan ada asosiasi atau perkumpulan khusus untuk para pemilik truk ini. Namanya Utamaro Kai.

Kalau sedang beruntung, saat travelling di Jepang mungkin saja kita bisa melihat salah satu kultur custom yang unik.