01 Oct 2017

Alternatif memilih pelek bekas salah satunya adalah karena harga murah. Namun tidak lantas tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak rugi di kemudian hari.

Menurut Iwan pemilik toko ban dan pelek bekas di bilangan Serpong, Tangerang Selatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam saat membeli pelek bekas.

Seperti, kita harus memperhatikan ukuran pelek, kondisi bibir pelek, lubang baut, kondisi cat, dan perhatikan apakah ada bekas bubutan.

“Pilihlah ukuran pelek yang berbanding lurus dengan diameternya, sedangkan untuk bibir pelek perlu diperhatikan jangan ada yang benjol, bengkok atau pecah,” tegasnya.

Sedangkan untuk lubang baut harus diperhatikan secara teliti, karena ada beberapa pelek bekas yang lubang bautnya telah ditambal dengan cara di cor dan akhirnya pelek tidak rata.

“Biasanya kalau hasil cor, bahan cor tidak bisa menyatu dengan bahan pelek yang sudah lama, jadi pasti terlihat,” tambah Iwan.

Cat dari pelek juga bisa menjadi acuan, bahwa pelek tersebut masih bagus atau tidak. “Memang sebenarnya tidak masalah dengan pelek yang sudah dicat ulang, hanya memang kita perlu teliti kenapa pelek tersebut dicat ulang, apakah ada masalah sebelumnya, atau ada hal lain.”

Jadi, jangan terburu-buru ketika memutuskan pelek bekas karena hanya tergiur harga murah.