Jakarta Custom Culture Event 27 - 28 Oktober 2018 | Gambir Expo - JIExpo Kemayoran
Jakarta Custom Culture Event 27 - 28 Oktober 2018 | Gambir Expo - JIExpo Kemayoran
11 Oct 2017

Danny Wirianto boleh terbiasa mengencani Ducati. Tapi pria ini selalu melirik bila bersisihan dengan motor model vintage. Maklumlah karena bagi Danny motor vintage bagaikan sosok wanita seksi bergaun pendek yang pantang untuk diacuhkan.

Itulah sekelumit gambaran tentang Danny yang kini telah memiliki idaman hati sebuah motor vintage. Motor ini sesunggguhnya merupakan hasil modifikasi dari Yamaha Scorpio lansiran 2006. Belahan hati Danny bisa seseksi itu karena tak lepas dari peran Studio Motor Custombike. Ya, di bengkel berlokasi di Bintaro, Jakarta itulah Danny menungkan hasrat untuk memiliki sebuah motor vintage yang menggoda setiap mata lelaki.

Yamaha-Scorpio-Vintage-03

Aspek perubahan mendasar pada Scorpio Vintage ini terdapat pada bagian kaki-kaki, di mana fork depan mengusung model upside-down ditemani ban gendut Shinko SR428 130/80-18 dan velg TK Japan 18/3 inci. O iya, fork kokoh tersebut merupakan milik supersport Yamaha R6.

Sementara pada suspensi belakang masih mengandalkan swing arm Scorpio, namun didukung shock absorber tunggal yang lagi-lagi milik Yamaha R6. Karena peredam kejut inilah maka aksi Scorpio Vintage tampak lebih jangkung. Terlebih swing arm mengapit ban lebih gendut berukuran 180/80-14.

Yamaha-Scorpio-Vintage-05

Unsur yang tak kalah penting pada modifikasi ini juga terdapat pada tangki. Modelnya yang klasik membuat Scorpio Vintage ini muncul layaknya motor yang hidup pada empat dasawarsa sebelumnya. Padahal tangki custom itu terbuat dari material ringan aluminium setebal 3,5 mm. Hasilnya lebih indah karena warna aluminium justru ditonjolkan pada tangki tersebut.

Sementara wujud setang lebar diambil dari merek Barros yang sudah kesohor. Warna hitam dipilih guna memberikan aspek kokoh dan kontras dengan tangki, mesin, dan knalpot Flash Muffer Custom yang berkelir mengilau.

Sumber: Jack Biker