01 Oct 2017

Virus modifikasi memang tidak mengenal golongan maupun usia. Kecanduan utak-atik kendaraan tidak saja dimonopoli oleh anak-anak muda, usia paruh baya pun sah menyalurkan hobi yang dibilang cukup menguras isi kantong ini. Namanya Jasmin, pria berusia 65 tahun ini contoh dari satu yang kami sebutkan tadi.

Pria yang memang akrab disapa “Kai” – yang memiliki arti “kakek” ini semula memodifikasi Suzuki Thunder lansiran 2007 dengan gaya Cafe Racer. Menariknya, langkah pertama Kai ditolak oleh istrinya sendiri lantaran tidak bisa dinikmati berkendara berdua atau berboncengan. Sungguh mesra bukan, dan sang istri seperti tidak mau kalah dengan jiwa muda Kai.

Sebagai tanda cinta dan sayangnya, Kai pun memenuhi keinganan istrinya. Lantas, konsep selanjutnya mulai didiskusikan kepada bengkel modifikasi De’ath Piston Garage di Samarinda, yang dinahkodai oleh Denny Dinata. Dan disepakati perubahannya ke arah tunggangan Jap Style.

Transformasi tersebut, dari cafe racer ke Jap style, diakui Denny selaku builder bukanlah hal yang sulit. “Kesulitan tidak ada, kan cuma ganti baju saja, tidak ada yang diubah secara signifikan. Jadi walaupun ganti tangki dan jok semua tinggal pasang aja, karena awalnya memang bakalan tahu kalau bakal ganti konsep,” kata Denny.

Bahkan, meski merombak dari Cafe Racer ke Jap Style waktu pengerjaannya pun tidak lama. Hanya satu minggu ungkap Denny. Hanya saja lanjutnya, waktu yang paling lama saat proses pengecatan.

Sepeda motor berwarna kunig dengan grafis hitam yang menghabiskan biaya Rp 5 juta itu pun kini bisa digunakan oleh Kai dan istrinya bernostalgia sambil berkeliling Kota Samarinda.

Bengkel
De’ath Pistons Garage
JL Pangeran Antasari No 4 samarinda telpon: 082117777272
Spesifikasi
Pemilik : Jasman (Kai).
Motor : Suzuki Thunder 2007
Tangki : Custom De’ath Piston Garage
Lampu depan : Replika HD
Jok : Custom
Sok depan : standar

 

 

 

 

Sumber: Dapurpacu.com