04 Oct 2017

Pada ajang Isle of Man TT 2016 lalu, BMW Motorrad menampilkan sportbike BMW R90S yang sempat memenangi kelas 1.000 cc pada 1976. Untuk mengenal lebih jauh soal motor balap klasik ini, kita buka dulu pintu memorinya, Mas Bro.

BMW R90S mulai tersohor ketika berada di tangan pebalap Helmut Dahne yang saat ini sudah berusia 72 tahun. Meski begitu, BMW sudah memproduksinya sejak 1973.

Sportbike standar itu kemudian dimodifikasi dengan penambahan fairing minimalis, pijakan kaki yang dimundurkan, jok pendek, dan mesin boxer dengan daya yang ditingkatkan menjadi 76 HP (model standar 67 HP). Hasilnya, BMW R90S bisa dipacu hingga kecepatan 200 km/jam.

Uniknya, Dahne juga mengurangi bobot motor hingga 30 kg lebih ringan ketimbang versi jalan raya. Selain penggunaan pegas lebih empuk, dan juga mesin yang sedikit dimodifikasi. Tak lupa penampilan dengan gaya elegan Helmut sendiri, baju balap merah dengan garis-garis putih yang mencolok yang menjadi brand.

Meski sempat mengalami kesulitan teknis, ketika rekan setim yang baru direkrut Otto Butenuth mencobanya dalam latihan. Ketika itu, intake manifold meleset ke kanan karena melonggar. Dan berhasil dipecahkan dengan mengelem kedua komponen dan kemudian diganti dengan braket mounting karburator fleksibel. Dan Helmut serta Otto akhirnya memenangkan kejuaraan saat itu di kelas 1.000 cc produksi.

Setelah itu, baru pada 1997, 1998 dan 1999, BMW kembali merasakan podium, setelah pebalap asal Inggris Dave Morris memenangkan tiga kali berturut-turut di TT. Dave mengendarai sepeda motor yang dikembangkan oleh Chrysalis Team Racing dan didukung oleh mesin satu silinder dari BMW F650.

Fitur unik standar yang ditempatkan di boks waterproof di bawah jok berisi toolkit lengkap, pompa tangan, kotak P3K, dan handuk kecil berlogo BMW. Dan master rem yang ditempatkan di atas rangka, dan diaktifkan via kabel dari tuas, untuk alasan keamanan jika terjatuh.