07 Oct 2017
Football Soccer - Paris Saint-Germain v Arsenal - UEFA Champions League Group Stage - Group A - Parc des Princes, Paris, France - 13/9/16 Arsenal's Hector Bellerin applauds fans after the game Reuters / Benoit Tessier Livepic EDITORIAL USE ONLY.

Bek kanan Arsenal, Hector Bellerin, terlihat semakin nyentrik kala mengolah si kulit bundar di atas lapangan. Bukan karena skill-nya saja, namun juga penampilannya yang kini dipenuhi dengan tato.

Kepada The Sun, pria berpaspor Spanyol itu menceritakan pengalaman pertamanya saat merajah tubuhnya dengan tinta tato.

“Tato pertama saya bergambar Rosario (kalung salib), karena itu merupakan pemberian dari nenek saya. Tapi karena kalung tidak bisa saya gunakan saat bermain (sepakbola), akhirnya saya menjadikannya sebagai tato saja. Kalau tidak keliru saya melakukannya saat berumur 15-16 tahun, dan itulah yang pertama,” papar mantan binaan akademi sepakbola La Masia itu.

Usai membuat tato perdananya, pemain 22 tahun ini keranjingan untuk mengabadikan momen bersama keluarganya dalam pahatan tato.

“(Tato) di lengan saya ini seluruhnya mencerminkan keluarga saya; adik sepupu, nenek, saudara perempuan, ibu dan ayah, juga kakek saya. Lalu (tato) di lengan kanan saya ini artinya ‘teman’ dalam bahasa Arab dan saya membuatnya bersama teman saya itu,” lanjut Bellerin.

Terasa antusias untuk menceritakan pengalamannya saat di tato, pemilik nomor punggung 24 di Arsenal ini sempat merasa kesakitan saat proses pentatoan.

“Yang merajah tangan saya ini seorang artis tato yang luar biasa, ia hebat sekali. Sakit sekali saat ditato, tapi setelah selesai dan saya melihat hasilnya, saya benar-benar terkesima,” imbuhnya.

Uniknya, bukan cuma keluarga dan teman saja yang ‘menghiasi’ badan Bellerin. Berbekal kegemarannya dalam bermain video game, ia pun meminta tattoo artist untuk membuatkannya tato game Call of Duty.

“Saat itu kami ada di Yunani dan kami suka sekali memainkan Call of Duty, dan tag kami adalah ‘tato’. Jadi saya pun membuat rajahan itu dalam bahasa Yunani, sebagai pengingat persahabatan kami. Sekarang kami masih tetap saling kontak kendatipun berada di negara-negara berbeda,” pungkas pengoleksi 96 caps bersama The Gunners itu.