03 Aug 2017

Memang tepat bila jargon ‘enggak ada matinya’ disematkan pada mobil retro klasik. Buktinya, Toyota Corolla AE86 lansiran 1966 kepunyaan William Estrada ini terasa lebih ‘hidup’ dengan performa ciamiknya.

Bukan perkara mudah bagi William untuk merestorasi mobil kesayangannya itu. Alasannya cukup jelas, mobil dengan kode mesin KE10 ini merupakan keluaran tahun baheula sehingga sangat sulit untuk mendapatkan spare parts asli.

Bahkan untuk menemukan molding karet kaca depan, ia memerlukan waktu dua bulan. Bergeser ke kabin, William mengimpor jok belakang orisinil dari negara kelahiran mobilnya, Jepang. Beruntung untuk urusan bodi, bisa dikerjakan di bengkel setempat.

Tapi, bagian yang menarik justru berada pada dapur pacunya. Meski bergaya retro klasik, mobil tua ini mampu menyemburkan tenaga luar biasa. Penyebabnya, mesin bawaan Toyota Corolla AE86 (KE10 1.100 cc) diganti dengan mesin 20-valve 4A-GE yang didapat dari Corolla edisi 90-an. Tak hanya itu, memodifikasi high-flow manifold dari Kakimoto Racing exhaust demi mendongkrak tarikannya.

Dengan tenaga yang jauh lebih besar, William sadar betul bahwa risiko kecelakaan pun semakin besar pula. Oleh karena itu, ia juga mengubah bagian rem depan, plus memilih velg SSR MKIIs yang mampu memberikan tampilan dan nuansa dari KE10 yang old school.