22 Aug 2017

Helm merupakan salah satu perlengkapan penting untuk berkendara terutama bagi pengendara sepeda motor. Ada banyak model dan jenis helm yang ada di pasaran, namun yang paling banyak model half face dan full face.

Antara helm half face dan full face memiliki keunggulan masing-masing, untuk pengguna helm half face, pengendara bisa bernafas dengan leluasa. Namun di sisi lain, helm half face dirasa kurang aman.

Sedangkan untuk helm full face, memang sedikit terasa panas dan pernafasan sedikit terganggu, tapi helm full face memiliki keunggulan lebih baik di sisi perlindungan.

Dyan Dilato sebagai Safety Riding Instruktur Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengatakan, penggunaan helm half face maupun full face sama saja sebagai fungsi untuk melindungi kepala.

Dyan menyarankan, berkendara dengan kecepatan 20-40km, cukup menggunakan helm half face, sedangkan lebih dari itu disarankan menggunakan full face.

“Kalau untuk berkendara dengan kecepatan tidak lebih dari 40km/jam pakai yang half face tidak apa-apa, tapi kalau ridingnya pakai motor sport atau 125 cc lebih saya sarankan pakai yang full face,” saran Dyan.

Dyan menambahkan, demi keamanan dan keselamatan serta meminimalisir luka yang fatal, lebih baik menggunakan helm full face, apapun jenis sepeda motornya.

“Untuk keselamatan dan kemanan, lebih bagus pakai yang full face apapun jenis sepeda motornya, karena yang full face itu lebih aman, dari kepala sampai leher bahkan dagu sekalipun terlindungi, jangan melihat repotnya, tapi lihat keamanannya,” ujar Dyan.

Dilansir dari Team-bhp, berdasarkan riset yang dilakukan oleh seorang peneliti keselamatan, Dietmar Otte, desain helm half face jauh dari sempurna.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Otte, bagian kepala yang sering mengalami benturan saat kecelakaan yakni bagian dagu, mencapai angka 34,6 %. Bagian dahi menempati peringkat kedua dengan angka 18,3%. Lebih baik full face ya.. biar aman dari debu dan tergores aspal kala terjatuh.

Sumber: Dapurpacu