30 Jul 2017

Kebanyakan mobil yang digunakan untuk drifting biasanya berasal dari jenis sedan atau coupe, plus dibarengi dengan  bobot dan bodi yang ramping. Tapi, Jarrad Klingberg melakukan hal yang berbeda.

Pasalnya, pria asal Australia ini justru mengembangkan Toyota Corolla Wagon kustom lansiran 1983 untuk diterjunkan dalam sebuah kompetisi International Drift Challenge, belum lama ini.

“Saya telah membeli paket mesin SR20 kepunyaan Nissan seminggu sebelumnya. Mesin ini akan saya tukar dan konversikan dengan differential R31 Skyline diff. Tujuannya untuk mendongkrak tenaga hingga 110 persen, dari 95 daya kuda menjadi 270 daya kuda,” ujar Klingberg seperti dikutip dari Superstreetonline.

Agar memiliki akselerasi yang mumpuni, ia mencopot mesin asli bawaan Toyota Corolla Wagon 1983, yakni Celica twin-cam 18R-C, dengan mesin SR20 besutan Nissan. Sementara info lainnya, mobil kustom ini memiliki berat kurang dari 2.000 pound, berpenggerak roda belakang, plus melakukan penggantian coilovers dan blok depan AE86.

Dengan spesifikasi tersebut, Klingberg juga mengetahui risiko yang akan didapat mobil, yaitu membuat gearbox tidak awet dan cepat rusak. Oleh karena itu, ia mengakalinya dengan memasang gearbox R33 Skyline RB25-spec, lengkap dengan suspensi four-link setup dan repositioned shock towers agar mulus saat mobil dibawa ngepot.

“Tidak sia-sia, mobil ini berhasil menuai penghargaan, diantaranya telah enam kali naik podium di tahun pertamanya. Corolla ini juga telah membuktikan dan menjadi street-legal to a competitive drift car,” tandasnya.