28 Jul 2017

Dari sekian banyak Land Rover Defender yang ada saat ini, seringkali kita melihat tempelan stiker berbunyi ‘You can go fast, but I can go anywhere’. Nyatanya memang demikian, SUV 4×4 legendaris ini memang perkasa saat melibas medan berlumpur, tapi ngos-ngosan saat dipacu di jalan raya.

Tapi rupanya, stiker guyonan tersebut tidak cocok disematkan pada Land Rover Defender 130 besutan East Coast Defender yang bermarkas Kissimmee, Florida, Amerika Serikat. Jika dilihat seara kasat mata, tidak ada yang berbeda dengan perawakan mobil off–road ini: posturnya kokoh dengan bull bar, deretan lampu sorot, ban pacul, dan winch.

Perbedaan justru terlihat jelas kala kendaraan double cab ini dipacu di jalan bebas hambatan. Bahkan, laju larinya yang super cepat tidak berbeda jauh dengan muscle car ternama di Negeri Paman Sam, Chevrolet Corvette. Lha, bagaimana itu bisa terjadi?

Rupanya, rahasia dibalik kecepatan Land Rover Defender 130 berada pada jantung mekaniknya yang berasal dari mesin V8 turbo 6.2 liter yang dipadukan dengan transmisi automatic enam percepatan. Yap, rupanya mesin yang mampu menghasilkan 430 daya kuda itu didapat dari ‘nyawa’ Chevrolet Corvette LS3.

Bila dibandingkan dengan mesin bawaannya (turbo diesel 2.5 liter SOHC), Land Rover Defender custom ini sanggup menyemburkan tenaga empat kali lebih besar (dari 112 daya kuda).

Tapi, terbenamnya mesin Corvette dalam mobil off-road ini harus dibayar dengan sasis yang lebih rigrid dan rem performa tinggi. Maka tidak mengherankan bila Defender 130 membawa paket cakram dari Wilwood custom dengan kaliper balap menggantikan rem asli yang dibawa dari pabrik Land Rover di Solihul, Inggris.

Selain itu, interior mobil tidak luput dari modifikasi. Jok standar berupa bangku sebaris untuk tiga orang di kabin depan, digusur oleh sepasang jok semi bucket dengan konsol di antaranya yang juga berfungsi sebagai armrest dan cup holder.