06 Jul 2017

Tampil diam-diam dalam perhelatan IIMS 2017 yang lalu, sebuah mobil vintage dengan tampilan modern tampil mencuri perhatian.

Rupanya itu adalah sebuah Dodge Dart klasik yang telah dimodifikasi dengan menggabungkan elemen empat negara, yakni Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Indonesia. Modifikasi empat negara ini kemudian menjadi identitas dari mobil tersebut.

Hasil karya gabungan rumah modifikasi Alstein Automotive Design di BSD, Tangerang, dan Fix Garage di Jakarta Selatan ini menghasilkan muscle car “campur-campur” dengan julukan Basdart. Julukan tersebut diambil dari dua makna, yakni “Bavarian Dart” dan plesetan dari “bastard”.

Mendapat julukan Bavarian Dart karena yang tersisa dari Dart keluaran tahun 1966 hanya tinggal bodi. Urusan chassis, mesin hingga drivetrain telah disulap menggunakan milik BMW Seri 5 generasi E34, menjadi elemen Jerman yang merasuki mobil ini dan sempat lama teronggok di pojokan bengkel.

Di balik bonnet tersimpan mesin BMW M50 V8 3.000 cc yang mendapat upgrade stroker menjadi 3.500 cc, dihubungkan ke transmisi otomatis dari mobil varian 530i juga. Selain itu, kaki-kaki pun mengambil dari sedan bisnis Jerman itu.

Unsur Jepang diwakili oleh aliran modifikasi bodi ala Hakosuka, melalui permainan wide body pada over fender, sejumlah body kit add-on seperti bumper depan dan belakang, ducktail, serta tongkrongan cepernya. Identitas Jepang juga hadir melalui pelek Rota RB-X 17 inci dengan lebar masing-masing 9 inci di depan dan 9,5 inci di belakang, dibalut ban Bridgestone Potenza.

Sementara unsur Indonesia unjuk diri melalui ubahan pada Basdart, mulai dari dasbor, konsol tengah, jok depan dan belakang, door trim. Di IIMS 2017, Basdart belum sepenuhnya selesai dikerjakan, sehingga jok depan masih menggunakan milik Porsche 911 GT3 RS dan jok belakang belum terpasang.

Sejauh ini pengerjaan modifikasi Dart telah memakan waktu sekitar 6 sampai 7 bulan, dan ke depannya akan dilanjutkan dengan merampungkan bagian interior.

Sumber : Dapurpacu.com