23 Jun 2017
Rudi Ahmad Tahir, JBI Djanjukan Surabaya

Dari hobi naik sepeda motor beraliran Supermoto alias biasa main di dua alam, Rudy Ahmad Tahir beralih ke tunggangan ‘santai’. Konsep mainan barunya punya aliran Bratstyle Bobber diambil dari kuda besi BSA dan Triumph.

Pilihan Rudy jatuh pada Kawasaki Binter Merzy KZ 200 buatan tahun 1983, “Gue suka karena suara mesinnya yang khas mirip mesin Inggris, mungkin bisa dibilang motor Jepang rasa Inggris,” kata Rudy yang hobi pakai topi. Kalau pakai bahan mesin lainnya seperti Honda CB, GL, dan lain-lain udah umum, mau cari yang beda dan lebih power full sambungnya.

Proses modifikasi kurang lebih 3 bulan, agak lama pada seting wheel set dan nunggu part kustom selesai dibuat. Karena hampir semua barangnya pakai onderdil yang dikustom.

Uniknya Rudy bangun motor ini bersama teman-temannya dari JBI Djancukan Surabaya, bukan di bengkel modifikasi. Buat modifikasi kuda besinya pria asal Betawi ini merogoh kocek kurang lebih 20 jutaan rupiah.

Spesifikasi :
Ban : Shinko 270 ring 16-500 (depan & belakang)
Pelek : Kustom 16-300-400
Tromol depan dan belakang : Yamaha Mio
Upside down : variasi Yamaha Byson
Gas tank & side panel : Kustom with Carbon water transfering
Brake set : Honda CB 400
Karburator : PE 28
Hand grip & foot steep : Duralium

Rudy JBI Djancukan Surabaya – 081297971833

 

Sumber: Ganlob.com